0
Ceramah Agama Islam 1
Posted by
Unknown
on
23.18
Nasehat Untuk Kaum Muslimin
Menyambut Bulan Ramadhan
Sesungguhnya aku menasehatkan kepada
saudaraku-saudaraku kaum muslimin di mana pun berada terkait dengan masuknya
bulan Ramadhan yang penuh barakah tahun 1413 H ini [1] dengan taqwa kepada
Allah ‘Azza wa Jalla, berlomba-lomba dalam seluruh bentuk kebaikan, saling
menasehati dengan al haq, dan bersabar atasnya, at-ta’awun (saling membantu) di
atas kebaikan dan taqwa, serta waspada dari semua perkara yang diharamkan Allah
dan dari segala bentuk kemaksiatan di manapun berada. Terlebih lagi pada bulan
Ramadhan yang mulia ini, karena ia adalah bulan yang agung. Amalan-amalan
shalih pada bulan itu dilipatgandakan (pahalanya), dosa dan kesalahan akan
terampuni bagi siapa saja yang berpuasa dan mendirikannya (dengan amalan-amalan
kebajikan) dengan penuh keimanan dan rasa harap (akan keutamaan dari-Nya),
berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا
وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.
“Barangsiapa yang berpuasa pada
bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan rasa harap, maka akan diampunilah
dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Al Bukhari 2014 dan Muslim 760)
Dan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam
إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ، وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِيْنُ.
Jika telah masuk bulan Ramadhan,
pintu-pintu Al Jannah akan dibuka, pintu-pintu Jahannam akan ditutup, dan para
syaitan akan dibelenggu. (HR. Al Bukhari 1899 dan Muslim 1079)
Dan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam :
الصِّيَامُ جُنَّةٌ ، فَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَجْهَلْ ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ : إِنِّيْ صَائِمٌ.
puasa itu adalah perisai, jika kalian sedang berpuasa, maka janganlah mengucapkan ucapan
kotor, dan jangan pula bertindak bodoh, jika ada seseorang yang mencelanya atau
mengganggunya, hendaklah mengucapkan: sesungguhnya aku sedang berpuasa. (HR. Al
Bukhari 1904)
Dan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam
يَقُوْلُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: كُلُّ
عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ، الْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، إِلاَّ الصِّيَامَ
فَإِنَّهُ لِيْ وَأَنَا أَجْزِيْ بِهِ، تَرَكَ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
مِنْ أَجْلِيْ، لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ، فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ، وَفَرْحَةٌ
عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ، وَلَخُلُوْفُ فَمِ الصَّائِمِ عِنْدَ اللهِ أَطْيَبُ مِنْ
رِيْحِ الْمِسْكِ.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:
Semua amalan anak Adam untuknya, setiap satu kebaikan akan dibalas dengan
sepuluh kali lipatnya, kecuali puasa, sesungguhnya ia untuk-Ku, Aku yang akan
membalasnya. Karena seorang yang berpuasa telah meninggalkan syahwat, makan,
dan minumnya karena Aku. Bagi seorang yang berpuasa akan mendapatkan dua
kegembiraan: gembira ketika berbuka, dan gembira ketika berjumpa dengan
Rabbnya. Sungguh bau mulut seorang yang berpuasa itu di sisi Allah lebih wangi
daripada minyak wangi misk. (HR. Al Bukhari 1904 dan Muslim 1151)
Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan kabar gembira kepada para shahabatnya dengan masuknya bulan Ramadhan. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda kepada mereka:
Telah datang kepada kalian bulan
Ramadhan, bulan yang penuh barakah. Allah menurunkan padanya rahmah, menghapus
kesalahan-kesalahan, mengabulkan do’a, dan Allah membanggakan kalian di hadapan
para malaikat-Nya, maka perlihatkanlah kepada Allah kebaikan dari diri-diri
kalian, sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang diharamkan padanya
rahmat Allah. (Dalam Majma’ Az-Zawa`id Al-Haitsami menyebutkan bahwa hadits ini
diriwayatkan oleh Ath-Thabarani dalam Al-Kabir)
Dan beliau ‘Alaihish Shalatu Wassalam bersabda:
Barangsiapa yang tidak meninggalkan
ucapan yang haram dan mengamalkannya, ataupun bertindak bodoh, maka Allah tidak
butuh dengan upaya dia dalam meninggalkan makan dan minumnya. (HR Al Bukhari
dalam Shahihnya).
Hadits-hadits tentang keutamaan bulan Ramadhan dan dorongan untuk memperbanyak amalan di dalamnya sangatlah banyak.
Maka aku juga mewasiatkan kepada saudara-saudaraku kaum muslimin untuk istiqmah pada siang dan malam-malam bulan Ramadhan dan berlomba-lomba dalam segala bentuk amalan kebaikan, di antaranya adalah memperbanyak qira’ah (membaca) Al Qur’anul Karim disertai dengan tadabbur (upaya mengkajinya) dan ta’aqqul (upaya memahaminya), memperbanyak tasbih, tahmid, tahlil, takbir, dan istighfar, serta memohon kepada Allah Al Jannah, berlindung kepada-Nya dari An Nar, dan do’a-do’a kebaikan yang lainnya.
Sebagaimana aku wasiatkan juga kepada saudara-saudaraku untuk memperbanyak shadaqah, membantu para fakir miskin, peduli untuk mengeluarkan zakat dan menyalurkannya kepada yang berhak menerimanya, disertai juga dengan kepedulian untuk berdakwah ke jalan Allah subhanahu, memberikan pengajaran kepada orang jahil, dan melakukan amar ma’ruf nahi mungkar dengan cara yang lembut, hikmah, dan metode yang baik, disertai juga dengan sikap hati-hati dari segala bentuk kejelekan, dan senantiasa bertaubat dan istiqmah di atas al-haq dalam rangka mengamalkan firman-Nya subhanahu:
وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا
أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Dan bertaubatlah kamu sekalian
kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (An Nur: 31)
Dan firman-Nya ‘Azza wa Jalla :
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا
اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ .
أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَاءً بِمَا كَانُوا
يَعْمَلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang
mengatakan: Rabb kami adalah Allah, kemudian mereka tetap istioqamah maka tidak
ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada pula berduka cita. Mereka
itulah penghuni-penghuni Al Jannah, mereka kekal di dalamnya, sebagai balasan
atas apa yang telah mereka kerjakan. (Al Ahqaf: 13-14)
Mudah-mudahan Allah memberikan taufiq bagi semuanya kepada perkara-perkara yang diridhai-Nya, dan mudah-mudahan Allah melindungi semuanya dari kesesatan (yang disebabkan) fitnah dan gangguan-gangguan setan. Sesungguhnya Dia Maha Dermawan lagi Maha Mulia.
Sumber :
Hari/Tanggal : 20 Juli 2013
Penceramah : Bp Muksin
Tempat : Musholla Al Huda
Posting Komentar